- See more at: http://blog-rangga.blogspot.com/2013/01/cara-mengganti-icon-kursor-blog-dengan.html#sthash.sII4Ybif.dpuf 4sSaudara: November 2016

Senin, 28 November 2016

Sepucuk surat untuk sahabat yang selalu memberi kenyamanan

Hi… apa kabarmu disana, semoga dengan datangnya surat ini aku harap kamu dalam keadaan baik – baik saja. Barang kali kau sedikit tercengang dengan surat yang kukirimkan. Jangan berifkir macam – macam kerena aku pikir memang hanya inilah cara paling tepat untuk menyampaikan semua isi pikiran dan mungkin ketika kamu membaca surat ini aku sudah pergi jauh dari kehidupanmu.
Tak banyak kata yang bisa ku ungkapkan padamu satu persatu mungkin yang pertama ku ucapkan maaf yang sebesar besarnya, terimakasih banyak atas semua kebaikanmu selama ini, jatuh cinta pada siapa adalah hal yang tak bisa kita ramalkan. Begitupula saat dahulu kita saling suka, serta merta dunia serasa menjadi sepetak saja. maaf jika selama ini aku telah banyak merepotkanmu, jujur ya..selama ini aku tidak ada niat menyakitimu ataupun mempermainkanmu,tapi ada satu hal yang ingin aku bicarakan padamu tentang aku, kekasihku dan kamu. Selama kita deket lalu  jalan bareng kemarin sebenarya aku juga nglakuin tentang hal yang sama, sama kekasihku ini seperti halnya aku jalan bareng sama kamu, namun itu terjadi dalam waktu sangat singkat di bln november. bahkan akupun juga sering bicara padamu aku dekat bukan hanya denganmu saja, kamu pasti ngerti kenapa aku nglakuin itu semua, itu semua aku lakuin karna aku mencari kenyamanan dalam arti sosok pendaming dalam hidupku yang bisa membuatku tenang dan merasa di lindungi, namun bukan berarti aku tidak percaya kamu tak bisa melindungiku sekali lagi maaf. Juga tentang ulangtahunku kemarin..makasih banyak kamu selalu membuatku senang bahagia melewati hari dimana umurku menginjak 22 th..semoga pertemanan kita jangan sampai putus disini ,aku harap kamu bisa menyikapi hal ini dengan penuh pendewasan kamu.. aku juga ga nyangka dia bakalan ngasih surprise malam itu karena pertemuanku dgnya terjdi d awal bulan ini, pertemuanku dengannya sangat begitu singkat memang aku nyaman bersamamu tapi rasa suka dihatiku tak sepenuhnya tumbuh padamu, seperti yang telah ku utarakan padamu saat itu, aku ga bisa memaksakan jika aku belum siap namun mungkin bagimu kata itu menjadi sebuah alasan yang berdusta, namun aku menerjamahkan kata itu adalah sebuah kode sampai mana kamu berjuang hingga kamu bisa berhasil membuatku nyaman dan jatuh cinta datang secara bersamaan, datanglah sosok dia dalam hidupku dengan segala sikap dan perlakuannya padaku dan orang – orang sekitarku dan dengan sangat singkat pula rasa suka dan rasa nyaman dihatiku tumbuh secara bersamaan secara tiba - tiba, aku mulai mencintai dia dengan tanpa alasan . mungkin benar ini tidak adil bagimu kamu berjuang dari beberapa bulan kebelakang sedangkan dia hanya dalam waktu singkat.
Menjalin hubungan denganmu adalah salah satu fase hidup yang tak pernah kusesali sama sekali. Kau perlu tahu itu. Kau yang selau duduk menemaniku menghabiskan malam. Kau yang khusyuk membiarkanku bercerita banyak hal. Kau yang datang menghiburku saat sedang kebingungan. Semua berjalan tanpa banyak gangguan. Aku berterimakasih akan kenangan itu. Memutuskan pergi bukan berarti aku benci. Jujur saja, aku lebih ingin menyelamatkan diri. Bagaimanapun alasan kita berahir itu pasti akan sakit.
Meski kita tidak bersama lagi, aku mau kamu tahu kalau aku sangat berterimakasih sekali padamu. Hubungan kita mengajarkan banyak hal. Tapi sekarang sudah saatnya aku memalingkan wajah darimu dan berjalan ke arah yang berlawanan. Namun, bila takdir mendekatkan kembali, kita berdua bisa sama sama menertawai kesalahan dimasalalu dan mendiskusikan kebahagian satu sama lain. Karena meski ada di jalan yang terpisah kita pernah berawal ditempat yang sama.
Sekali lagi ku ucapkan maaf dan terimakasih banyak atas segalanya, do’aku semoga kamu selalu diberi kebahagiaan  dan keberkahan dalam setiap langkah yang kamu ambil.

Syukur

Di dalam benakku arti hidup cuma satu, membuat orang yang didekatku bahagia serta nyaman saat bersamaku.
Aku terdiam berfikir betapa pentingnya arti hidup ini...
Ada kalanya aku sedih, kecewa, marah dan terluka tapi jauh di atas sana allah sedang merajut sesuatu yang terbaik untukku.
Hidup itu adalah misteri ilahi. Kadang allah menghilangkan mentari sekejap, kemudian ia datangkan pula guruh dan petir bahkan kdang halilintar yang mengerikan. disana aku protes dan bahkan sampai menangisi keadaan sambil bertanya dan mencari keaadaan matahari.
allah tidak memberikan apa yang ku inginkan terlebih memberikan apa yang aku butuhkan seperti mentari itu, ia datang di waktu yang tepat dan tak bisa ku perkirakan. Setelah begitu banyak luka liku kehidupan yang ku lewati sampailah dimana aku menemukan titik pencarianku.

Semoga kamu adalah akhir sebuah pencarian, kita adalah awal sebuah perjalanan panjang, dimana cobaan adalah pemanis, ujian adalah penguat.

Terimakasih telah menjadi pelangi indah dihidupku denganmu aku lebih merasa menjadi wanita seutuhnya.
I L Y kuyang 😍😚😘💏💑💞

Selasa, 08 November 2016

Angan yang tak Sempat Terucap

Dari waktu aku belajar segalanya. Ada pepatah yang mengatakan bahwa “Pengalaman adalah guru terbaik. Yah... jelas memang itu bukan sekedar pepatah biasa, banyak hal yang dapat aku ambil hikmah dari pengalaman - pengalamanku dimasa lalu. Dari sudut ruang aku menyimpan luka namun mengaku baik baik saja. Ku kuatkan hati untuk tetap menerima keaadanku saat aku melalui waktu bersama dia. Dia (aryong) seseorang yang aku pikir adalah milikku, ternyata bukan benar – benar milikku. Harapan selalu aku jaga. Manusia memiliki mimpi, ada yang mengejar dan mewujudkannya, ada yang mundur dan membuangnnya, ada yang diam dan hanya menyimpannya sepanjang sisa hidupnya. Diri ini mempunyai banyak mimpi atau bisa dikatakan impian bersama dia untuk dimasa yang akan datang.
Dulu dia sering menceritakan impiannya dimasa yang akan datang sehingga aku terbuai akan pemikirannya, namun sayang aku hanya sebatas pendengar setia. Dahulu sekali tahun 2012 saat main malem kerumahku dia sempat bilang akan cita citanya kepadaku “ Nenx kalau misalkan nanti kita berjodoh aa pengen deh nyiptain usaha dengan jasa travel atau semacam pelayaran gitu, nah sedangkan nenx mengelola bagian komputernya kan nenx lebih paham”. Tahun 2015 dia bercita cita ketika sudah menikah dg siapa saja dia  bilang “ aa pengen ketika nanti udah syah misalkan nah aa ga ingin langsung pisah dari ornag tua kita, aa ingin tinggal dirumah aa ingin tinggal di rumah mertua aa dalam kurun waktu 2 bulan agar bisa lebih mengenali karakter keluarga masing – masing sambil ngumpulin dana buat bikin rumah sendiri”. Ah syudahlah mungkin dia tak ingat percuma aku bercerita banyak hal juga. Aku mempunyai mimpi juga, namun aku tak sempat mengatakan mimpi itu. Mimpiku ketika suatu nanti aku bersanding dengannya dalam ikatan suci aku ingin mengembangkan hasil study kami sesuai dengan kemampuan yang kami miliki. Aku ingin membangun usaha dalam satu tempat bersamanya manis pahit hidup aku ingin menikmati hanya dengan dirinya. Dalam satu tempat aku ingin usaha lebih ke tentang komputer sedangkan dia lebih ke kulinernya, pola pikirku sudah terlalu jauh mulai dari modal tempat desain aku sudah membayangkan akan hal itu, namun... itu hanyalah fatamorgana terlebih aku tak mampu untuk mengungkapkan akan hal itu, karena saat itu aku sadar siapalah aku??? Apa hakku? aku terlalu dibuat baper duluan dalam keadaan. Tapi syudahlah mungkin sudah saatnya cita – cita itu aku kubur. Selamat berbahagia aryong...