Hi… apa kabarmu disana, semoga dengan datangnya surat ini aku harap kamu dalam keadaan baik – baik saja. Barang kali kau sedikit tercengang dengan surat yang kukirimkan. Jangan berifkir macam – macam kerena aku pikir memang hanya inilah cara paling tepat untuk menyampaikan semua isi pikiran dan mungkin ketika kamu membaca surat ini aku sudah pergi jauh dari kehidupanmu.
Tak banyak kata yang bisa ku ungkapkan padamu satu persatu mungkin yang pertama ku ucapkan maaf yang sebesar besarnya, terimakasih banyak atas semua kebaikanmu selama ini, jatuh cinta pada siapa adalah hal yang tak bisa kita ramalkan. Begitupula saat dahulu kita saling suka, serta merta dunia serasa menjadi sepetak saja. maaf jika selama ini aku telah banyak merepotkanmu, jujur ya..selama ini aku tidak ada niat menyakitimu ataupun mempermainkanmu,tapi ada satu hal yang ingin aku bicarakan padamu tentang aku, kekasihku dan kamu. Selama kita deket lalu jalan bareng kemarin sebenarya aku juga nglakuin tentang hal yang sama, sama kekasihku ini seperti halnya aku jalan bareng sama kamu, namun itu terjadi dalam waktu sangat singkat di bln november. bahkan akupun juga sering bicara padamu aku dekat bukan hanya denganmu saja, kamu pasti ngerti kenapa aku nglakuin itu semua, itu semua aku lakuin karna aku mencari kenyamanan dalam arti sosok pendaming dalam hidupku yang bisa membuatku tenang dan merasa di lindungi, namun bukan berarti aku tidak percaya kamu tak bisa melindungiku sekali lagi maaf. Juga tentang ulangtahunku kemarin..makasih banyak kamu selalu membuatku senang bahagia melewati hari dimana umurku menginjak 22 th..semoga pertemanan kita jangan sampai putus disini ,aku harap kamu bisa menyikapi hal ini dengan penuh pendewasan kamu.. aku juga ga nyangka dia bakalan ngasih surprise malam itu karena pertemuanku dgnya terjdi d awal bulan ini, pertemuanku dengannya sangat begitu singkat memang aku nyaman bersamamu tapi rasa suka dihatiku tak sepenuhnya tumbuh padamu, seperti yang telah ku utarakan padamu saat itu, aku ga bisa memaksakan jika aku belum siap namun mungkin bagimu kata itu menjadi sebuah alasan yang berdusta, namun aku menerjamahkan kata itu adalah sebuah kode sampai mana kamu berjuang hingga kamu bisa berhasil membuatku nyaman dan jatuh cinta datang secara bersamaan, datanglah sosok dia dalam hidupku dengan segala sikap dan perlakuannya padaku dan orang – orang sekitarku dan dengan sangat singkat pula rasa suka dan rasa nyaman dihatiku tumbuh secara bersamaan secara tiba - tiba, aku mulai mencintai dia dengan tanpa alasan . mungkin benar ini tidak adil bagimu kamu berjuang dari beberapa bulan kebelakang sedangkan dia hanya dalam waktu singkat.
Menjalin hubungan denganmu adalah salah satu fase hidup yang tak pernah kusesali sama sekali. Kau perlu tahu itu. Kau yang selau duduk menemaniku menghabiskan malam. Kau yang khusyuk membiarkanku bercerita banyak hal. Kau yang datang menghiburku saat sedang kebingungan. Semua berjalan tanpa banyak gangguan. Aku berterimakasih akan kenangan itu. Memutuskan pergi bukan berarti aku benci. Jujur saja, aku lebih ingin menyelamatkan diri. Bagaimanapun alasan kita berahir itu pasti akan sakit.
Meski kita tidak bersama lagi, aku mau kamu tahu kalau aku sangat berterimakasih sekali padamu. Hubungan kita mengajarkan banyak hal. Tapi sekarang sudah saatnya aku memalingkan wajah darimu dan berjalan ke arah yang berlawanan. Namun, bila takdir mendekatkan kembali, kita berdua bisa sama sama menertawai kesalahan dimasalalu dan mendiskusikan kebahagian satu sama lain. Karena meski ada di jalan yang terpisah kita pernah berawal ditempat yang sama.
Sekali lagi ku ucapkan maaf dan terimakasih banyak atas segalanya, do’aku semoga kamu selalu diberi kebahagiaan dan keberkahan dalam setiap langkah yang kamu ambil.
Tak banyak kata yang bisa ku ungkapkan padamu satu persatu mungkin yang pertama ku ucapkan maaf yang sebesar besarnya, terimakasih banyak atas semua kebaikanmu selama ini, jatuh cinta pada siapa adalah hal yang tak bisa kita ramalkan. Begitupula saat dahulu kita saling suka, serta merta dunia serasa menjadi sepetak saja. maaf jika selama ini aku telah banyak merepotkanmu, jujur ya..selama ini aku tidak ada niat menyakitimu ataupun mempermainkanmu,tapi ada satu hal yang ingin aku bicarakan padamu tentang aku, kekasihku dan kamu. Selama kita deket lalu jalan bareng kemarin sebenarya aku juga nglakuin tentang hal yang sama, sama kekasihku ini seperti halnya aku jalan bareng sama kamu, namun itu terjadi dalam waktu sangat singkat di bln november. bahkan akupun juga sering bicara padamu aku dekat bukan hanya denganmu saja, kamu pasti ngerti kenapa aku nglakuin itu semua, itu semua aku lakuin karna aku mencari kenyamanan dalam arti sosok pendaming dalam hidupku yang bisa membuatku tenang dan merasa di lindungi, namun bukan berarti aku tidak percaya kamu tak bisa melindungiku sekali lagi maaf. Juga tentang ulangtahunku kemarin..makasih banyak kamu selalu membuatku senang bahagia melewati hari dimana umurku menginjak 22 th..semoga pertemanan kita jangan sampai putus disini ,aku harap kamu bisa menyikapi hal ini dengan penuh pendewasan kamu.. aku juga ga nyangka dia bakalan ngasih surprise malam itu karena pertemuanku dgnya terjdi d awal bulan ini, pertemuanku dengannya sangat begitu singkat memang aku nyaman bersamamu tapi rasa suka dihatiku tak sepenuhnya tumbuh padamu, seperti yang telah ku utarakan padamu saat itu, aku ga bisa memaksakan jika aku belum siap namun mungkin bagimu kata itu menjadi sebuah alasan yang berdusta, namun aku menerjamahkan kata itu adalah sebuah kode sampai mana kamu berjuang hingga kamu bisa berhasil membuatku nyaman dan jatuh cinta datang secara bersamaan, datanglah sosok dia dalam hidupku dengan segala sikap dan perlakuannya padaku dan orang – orang sekitarku dan dengan sangat singkat pula rasa suka dan rasa nyaman dihatiku tumbuh secara bersamaan secara tiba - tiba, aku mulai mencintai dia dengan tanpa alasan . mungkin benar ini tidak adil bagimu kamu berjuang dari beberapa bulan kebelakang sedangkan dia hanya dalam waktu singkat.
Menjalin hubungan denganmu adalah salah satu fase hidup yang tak pernah kusesali sama sekali. Kau perlu tahu itu. Kau yang selau duduk menemaniku menghabiskan malam. Kau yang khusyuk membiarkanku bercerita banyak hal. Kau yang datang menghiburku saat sedang kebingungan. Semua berjalan tanpa banyak gangguan. Aku berterimakasih akan kenangan itu. Memutuskan pergi bukan berarti aku benci. Jujur saja, aku lebih ingin menyelamatkan diri. Bagaimanapun alasan kita berahir itu pasti akan sakit.
Meski kita tidak bersama lagi, aku mau kamu tahu kalau aku sangat berterimakasih sekali padamu. Hubungan kita mengajarkan banyak hal. Tapi sekarang sudah saatnya aku memalingkan wajah darimu dan berjalan ke arah yang berlawanan. Namun, bila takdir mendekatkan kembali, kita berdua bisa sama sama menertawai kesalahan dimasalalu dan mendiskusikan kebahagian satu sama lain. Karena meski ada di jalan yang terpisah kita pernah berawal ditempat yang sama.
Sekali lagi ku ucapkan maaf dan terimakasih banyak atas segalanya, do’aku semoga kamu selalu diberi kebahagiaan dan keberkahan dalam setiap langkah yang kamu ambil.
